Minggu, 25 Oktober 2015



NAMA            :           SARI OTAVIA
KELAS           :           SATU D
NPM               :           15410172

Wayang Kampung Sebelah
Mawas Diri Menakar Berani
1.      Tema   :           Politik
2.      Tokoh  :
                                                              i.      Eyang Sidik Wacono
                                                            ii.      Parjo
                                                          iii.      Suto Coro
                                                          iv.      Pak Klungsur
                                                            v.      Mbah Modin
                                                          vi.      Somad
                                                        vii.      Kampret
                                                      viii.      Karyo
                                                          ix.      Jhony
                                                            x.      Pak Gendut
3.      Latar    :           Desa Bangunjiwa
RINGKASAN CERITA
Dalam cerita Wayang Kampung Sebelah  yang  berjudul Mawas Diri Menata Berani, menceritakan sebuah desa yang sedang ramai dengan pawai pemilihan kepala desa. Desa tersebut bernama Desa Bangunjiwo.
Pak Lungsur, salah satu calon kepala desa menyampaikan visi misinya dengan bahasa yang  sangat controversial layaknya Viki Prastetyo. Pak Lungsur memiliki misi menuju kesejahteraan masyarakat, dengan  kata lain apabila Pak Lungsung menjadi kepala desa, maka Pak Lung surakan menyejahterakan rakyatnya.
Pada saat proses pemilihan umum, ada salah seorang panitia yang mencari sebuah “blabak” atau papan tulis yang akan digunakan untuk proses penghitungan suara.kkemudian sang ketua panitia bertanya kepada Ludrun perihal keberadaan “blabak” tersebut, tetapi Ludrun tidak mengetahuinya. Kemudian ketua panitia meminta tolong kepada Ludrun untuk memanggilkan teman hansip yang lainnya. Setelah teman Ludrun datang, ketua panitia juga kembali menanyakan keberadaan “blabak” kepada hansip tersebut, tetapihansip yang satuinimalahmarah-marahkepadaketuapanitiakarenabagian-bagianhansipitubermacam-macam. SepertiHansipBidangPerparkiran, HansipBidangPerblabakan, danHansipBidangPernyolongan. Kebetulanhansip yang ditanyaolehketuapanitiaadalahHansipBidangPerparkiran, jaditidak tau perihalkeberadaan “blabak” tersebut, itusebapnya Si Hansipmarah-marahdanhapirsepertimenangis di depanketuapanitia.
Setelahketuapanitiakebingunganmencarikeberadaan “blabak” dantidakadasatu orang pun yang mengetahuikeberadaan “blabak” tersebut,  tiba-tibadatanglahseoranghansip yang melaporkanbahwaperhitungansuaratelahdilaksanakan. Ketuapanitia pun kagetdanbertanya-tanyakok bias perhitungansuaratelahdilaksanakantanpasepengetahuanbeliau. Tanpaberpikirpanjang ,ketuapanitiakemudianmembacakanhasilperolehansuara, yaitu CalonkepaladesayangpertamadengangambarTahuBacemmemperoleh 500 suara, CalonkepaladesayangkeduadengangambarIwakKoyormemperoleh 700 suara,  dan calomkepaladesa yang terakirdengangambarMendoanmemperoleh 300 suara.
Dengandemikian, pemenangdaripemilihankepaladesaadalahcalonkepaladesadengangambarIwakKoyor, yaitu Pak Somad.Seketikasemuawargabertepuktangandanketuapanitiameminta Pak Somaduntukmenandatanganiberitaacara.Kemudiansetelahacarapemilihanumumselesai, ketuapanitiamendatangi Pak Somaddanmeminta bonus kepada Pak Somad, karenasaatkampanye Pak Somadmenjanjikansejumlahuanguntukketuapanitiadananggotanya. Kemudia Pak Somadmemintakepadaketuapanitiauntukmemanggilseluruhanggotanyauntukdibagikanuang yang pernahdijanjikanitu.Ternyataketuapanitiamempunyaitigaanggotadan Pak Somadmemberikanuangsebesar 30 jutauntukdibagi rata dengananggotanya.Setelahituketuapanitiamembagikanuangkepadabawahannyasebesar 3 juta, danbawahan I memberikanbawahan II sebanyak 300 ribu.Sungguhsangattidakadil.
Di sisilain, simiskinsedangmeratapi PHK yang terjadidimana-mana. Kemudiandatanglahtemansimiskindanberkata“ miskinituboleh, tapiharuscerdas” supayatidakdihasutoleh orang lain. Setiapmanusia yang lahiritumempunyaiperananmasing-masingdantidakada yang tidakberguna, jadisemua orang yang dilahirkanitubermanfaat.Sedikitlelucondaritemansiminskin yang adabenarnya :
Ø  Angkakemiskinan di Indonesia memangsudahmenurun (menurunkeanakcucu)
Ø  Fakir, miskin, dananakyatimdipeliharaoleh Negara (agar tetapmiskin).
Dalamsebuahacarasyukuran yang diadakanoleh Pak Somaddalamrangkakemenanganterpilihnya Pak Somadmenjadikepaladesa, Pak Somadmengundangbeberapaatris di ataspapansepertiBung KomaRamari-mari, Syahmarniyaituartis yang selalucetarmembahanadanmembawakansebuahlaguPusihKepalaBarbi, kemudianada Bop Marlinaasalbanyumas yang berlogatngapakdenganlagunya yang berjudulDisayidankemudianMinulDarahTinggi yang menyanyikanlaguLiku-liku.Saatacarasyukuran di rumah Pak Somadbelumselesai, tiba-tibaadaseorangwarga yang bernamaJhonberteriakdanmenuduh Pak SomadtelahmelakukankecurasngadantidaklayakmenjadiseorangKepalaDesasertaharusdiadakanpemilihanumumulang di DesaBangunJiwoini.
Di lainhari, adasekelompokwarga yang sedangtawuran. Kemudiansalahseorangwargamelaporkankepada Pak LurahSomadbahwa, apabilatawurantidaksegeradihentikanakanjatuhkorbandan Pak Lurahharussegeramengambilkeputusansupayatidakjatukorban. Pak Luransendirijugabingungbagaimanacaramengatasitawurantersebut, kemudianwargaitubertanyakepadapolisi “mengapatidakmenghentikantawuran ?” danpolisi pun menjawab “mengatasikerusuhanitutidakbolehtergesa-gesadanharusberdasarkanpertimbangan yang matang. Bosandenganjawabanitu, kemudianwargabertanyakepadahansip, jawabanhansipmalahmerekabertugasapabilaadaperintahdaripolisi.
Gubrakk…

            BerdasarkanringkasansingkatPementasanWayangKampungSebelah yang berjudulMawasDiriMenataBerani, dapatdisimpulkanbahwa :
1.      Apabialaadapemilihanumum, jangandilihatdarisebrapabanyakuang yang diberikan, tetapikalitasdaricalonpemimpintersebut.
2.      “ miskinituboleh, tapiharuscerdas” supayatidakdihasutoleh orang lain. Setiapmanusia yang lahiritumempunyaiperananmasing-masingdantidakada yang tidakberguna, jadisemua orang yang dilahirkanitubermanfaat.
3.      Pancasilaadalahnilai yang akan di usungsaatIndonesia  menjadi Negara maju, danbolehsajarakyattidak tau tentangpancasila, tetapiapabilapemimpin yang tidak tau tentangpancasila, maka Indonesia akanhancur.
4.      MemperingatiBulanBahasadenganmengadakanpementasanWayangKampungsebelahinimerupakansalahsatucontohbagaimanakitamemposisikandiri, seperti :
a.       BahasaJawa yang merupakanbahasaibu
b.      Bahasa Indonesia  adalahbahasa yang mengawalkebangsaan, dan
c.       BahasaInggrisadalahbahasa yang membawarakyat Indonesia menujuglobalisasi, dengan kata lain sebagai transfer wawasanpengetahuan global.
5.      Kita harus bias memposisikandirimasing-masing, supayatidakkehilangankarakterdanjatidiri.
Pesan yang disampaikan         :
Ø  Kita harusmelakukanperubahanbesardengancarakembalipadakarakterdan ideology yaitupancasilasupayantidakdibodohi orang lain.
Ø  Mari kitamawasdiridariparapenjabaty, mahasiswadll, agar bias mencapaitujuanbersama.

Minggu, 18 Oktober 2015

Soekarno



NAMA            :           SARI OTAVIA
KELAS           :           SATU D
NPM               :           15410172

TUGAS MENGANALISIS FILEM “SOEKARNO”
MEMBACA TEKNIK DAN PEMAHAMAN


http://www.politikriau.com/foto_berita/51FILM-SOEKARNO.jpg

1.      Tema   :           Nasionalisme
2.      Setting :
a.       Malam hari, di rumah Dr. Soejoedi, Yogyakarta 1929
b.      Malam hari, hujan deras. Di rumah Soekarmi Sosrodjharjo, Jawa Timur 1912
c.       Rumah H.Cokroaminaoto, Paneleh Surabaya 1920
d.      Penjara Banceu, Bandung 1930
e.       Rumah Inggrit (istri ke-2 Soekarno), Kejaksaan Bandung
f.       Gedung Landerad, Bandung 1930
g.      Rumah Bung Hatta, Menteng Jakarta
h.      Rumah dinas Letjen Imamura
i.        Pegangsaan timur, Jakarta
j.        Stasiun Gubeng, Surabaya
k.      Rumah dinas Laksamana Maeda
l.        Gedung Volksraad
m.    Kantor Marsekai Terauki, Vietnam
n.      Rengasdenglok,16 Agustus 1945
o.      dll
3.      Amanat           :
4.      Alur                 :
5.      Tokoh              :
a.       Soekarno
b.      Hatta
c.       Inggrit
d.      Fatmawati
e.       Syahir
f.       Soekarno kecil
g.      Soekarno dewasa
h.      Soekarmi (ayah Soekarno)
i.        Ida Ayu (ibu Soekarno)
j.        Hasan Din (ayah Fatmawati)
k.      Siti khadijah (ibu Fatmawati)
l.        Laksamana Maeda
m.    Sukarni
n.      Sayuti Melik
o.      Agus Salim
p.      Ki Hajar Dewantara
q.      Dll
6.      Cerita singkat filem “Soekarno”

Soekarno merupakan perubahan nama seorang anak yang sangat luar biasa yaitu kusno, kusno merupakan anak dari Soekarmi dan Ida Ayu, saat kusno kecil, dia mengalami sakit yang cukup lam. Ayah Kusno dan ibunya berusaha keras agar kusno segera sembuh, seperti ayah kusno pernah melaksanakan tirakat tidur di bawah ranjang kusno supaya penyakitnya pindah ketubuhnya, tetapi usahanya sia-sia. Sehingga, ayah kusno mengubah namanya menjadi sukarno dengan harapan bisa menjadi orang yang luar biasa layaknya Adipati Karno.
Image result for gambar film soekarno
Saat Soekarno remaja, ia ikut ayahnya berpidato di depan rakyat tentang kolonial yang memanfaatkan hasil alam dari negri kita, tidak hanya itu Kolonial Belanda juga mempekerjakan rakyat peribumi dengan sangat kejam di tanah air mereka sendiri. Soekarno yang mendengar pidato itu kemudian timbul rasa nasionalismenya sehingga, pada usia 24 tahun Soekarno mampu menggantikan ayah nya berpidato di depan para rakyat dan mengobarkan semangat mereka untuk melawan Kolonial Belanda. Keputusan Soekarno ini dianggap kontroversial oleh kalangan cendekiawan Belanda dan peribumi di parlemen, sehimgga Soekarno divonis penjara selama empat tahun.
Dua tahun kemudian Soekarno dibebaskan dan kembali berpolitik. Pada tahun 1934 Soekarno ditangkap dan dibuang ke Ende, empat tahun di Ende Soekarno beserta istri dan ke-3 anak angkatnya dipindahkan ke Bengkulu karena malaria. Di tahun 1940 Jepang menandatangani kesepakatan “Tiga Negara Poros” bersama Jerman dan italia. Secara resmi Jepang masuk ke kubu “Fasis” yang berseberangan dengan Belanda, Amerika, dan Inggris. 1 Desember 1941, Kaisar Hirouka mengumumkan perang pangkalan Amerika Pearai Hearbour di Hawai dihancurkan. Seketika perang dunia ke dua memuncak di Asia Pasifik. Setelah menduduki Cina, Filipina, Singapura, armada Jepang melumat kapal perang Belanda di Laut Jawa, dan Jepang berhasil masuk ke wilayah Indonesia.
Kemudian Nippon mendatangi kediaman Soekarno untuk mewujudkan cita-cita masing-masing yaitu Indonesia menuju kemerdekaan dan Jepang berhasil memenangkat peperangan dengan mengajak Soekarno bergabung dengan Devisi Nippon.
Pada tanggal 9 Juni 1942 Soekarno beserta keluarga dibawa ke Jakarta menggunakan kapal Bragas, kedatangan Soekarno ini disambut oleh Anwar Cokroaminoto, Soendoro, Asmara Hadi, Ratna Djoeami dan Moh Hatta. Sejak Jepang masuk ke Batavia pada tanggal 5 Maret 1942, mereka melancarkan propaganda 3A yaitu Nippom Cahaya Asia, Nippon Pelindung Asia dan Nippon Pemimpin Asia. Kedudukan Jepang melahirkan dua arus pergerakan pemuda yang sama kuat dari berbagai lapisan. Satu pihak mendukung, tetapi satu pihak yang lain menentang.
Walaupun Soekarno aktif dalam politik, Soekarno juga mempunyai kisah cinta dengan banyak wanita. Yang diceritakan dalam filem ini, pada saat remaja Soekarno pernah menyukai seorang anak kolonial Belanda, tetapi orang tuanya tidak menyetujui dengan alasan beda kasta dengan Soekarno. Setelah dewasa Soekarno  mempunyai seorang istri yang bernama Inggrit dan merupakan istri ke dua Soekarno. Inggrit sangat setia dengan Soekarno, beliau selalu menemani Soekarno dimanapun Soekarno berada dan bertugas maupun berpidato, begitu juga dengan Soekarno yang sangat menyayangi Inggrit. Tetapi di sisi lain, Fatmawati salah satu murid Soekarno juga sangat menyayangi gurunya itu, Fatmawati sangat kagum dengan sosok Soekarno. Soekarno ternyata juga menyimpan perasaan kepada fatmawati, dan kemudian menceritakan niat nya untuk menikahi Fatmawati kepada Inggrit. Tidak bisa dibayangkan kekecewaan Inggrit kepada Soekarno, bahwa dia akan menduakan cintanya. Akhirnya Inggrit menglah dan memutuskan untuk meninggalkan Soekarno dan pergi tinggal bersama kedua orangtuanya. Beberapa lama kemudian, Soekarno menikahi Fatmawati dan mempunyai seorang anak bernama Guntur.
Suatu ketika Soekarno diajak oleh Nippon mengunjungi sebuah pertambangan yang pempekerjakan paksa rakyat Indonesia, melihat itu Soekarno merasa sangat marah dengan Jepang karena mempekerjakan rakyatnya di negri mereka sendiri, tetapi Soekarno hanya diam tidak mengungkapkan kemarahannya itu.
Pada tanggal 8 September 1944, bendera merah putih dikibarkan untuk pertamakalinya dalam pemerintahan Jepang. Indonesia akan dimerdekakan oleh Jepang dan disarankan bentuk negaranya adalah kerajaan, tetapi Soekarno dan Hatta tidak setuju karena tidak sesuai dengan tujuan awal bangsa Indonesia yaitu adanya persatuan dan kesatuan. Dalam bentuk negara kerajaan, sangatlah sedikit persatuan dan kesatuan nya, apalagi indinesia adalah negara yang sangat luas dan terdiri dari pulau-pulau yang masyarakatnya mempunyai berbagai macam agama, suku dan bahasa, sehingga persatuan dan kesatuan sangat diperlukam. Dalam menyelesaikan masalah ini Soekarno Hatta mengalami berbagai macam perbedaan pendapat.
Selesai dengan masalah bentuk negara, dalam sidang BPUPKI para tokoh juga berdebat mengenai dasar negara Indonesia, para ulama berpendapat bahwa dasar negara Indonesia adalah serikat islam, karena sebagian masyarakat Indonesia beragama islam, tetapi ada beberapa tokoh masyarakat non islam yang tidak setuju. Akirnya Soekarno maju ke depan podium dan menyampaikan dasar negara Indonesia adalah PANCASILA yaitu lima sila yang berisi :
1.      Ketuhanan yang maha Esa
2.      Kemanusiaan yang adil dan beradap
3.      Persatuan Indonesia
4.      Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dan semua orang setuju dengan pendapat yang di kemukakan Soekarno.
Kemudian di Kantor Marsekai Terauki Vietnam, Indonesia dinyatakan bebas dan merdeka oleh Jepang. Sehari sebelum pelaksanaan upacara hari kemerdekaan, Soekarno Hatta membuat teks proklamasi, Sayuti melik yang mengetiknya, Fatmawati yang menjait bendera kebangsaan Indonesia. Dan sebelum hari kemerdekaan ditetapkan, SoekarnoHatta beserta keluarga dan diculik untuk diamankan. Sebelum upacara dimulai, Bung Kanro jatuh sakit dan membacakan teks proklamasi didampingi Bung Hatta juga dalam keadaan sakit. Bung Karno meminta berita bahagia ini disebarkan ke seluruh penjuru negri bahwa Indonesia telah MERDEKA….

https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQR1AxRBALxG2TNYe5_kWswPn03Vgin5i22yhshy5x_YridhXlC

PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l, diselenggarakan dengan ijara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnya.
Jakarta, 17 Agustus 1945
SokarnoHatta

Berita itu sampai di telinga Inggrit, dan akhirnya Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus tahun 1945, upacara bendera dilaksanakan pada hari jumat pulul 10.00 WIB.

Inggrit “Hari ini aku belajar banyak dari peristiwa yang terjadi, berusaha meraih kemenangan sendiri adalah kekalahan sejati. Kemerdekaan tidak akan pernah bisa diraih dengan cara seperti itu, aku akan ceritakan untuk anak cucu ku nanti.”






             

Senin, 12 Oktober 2015

NAMA            :           SARI OTAVIA
KELAS           :           SATU D
NPM               :           15410172
MAKUL         :           MEMBACA TEKNIK DAN PEMAHAMAN



Teater Tikar Semarang


Mengancam Kenangan
Oleh : Sari Otavia
Pertunjukan Teater Tikar Semarang merupakan salah satu pertunjukan teater yang ada di daerah Semarang. Teater Tikar ini juga merupakan salah satu komunitas yang ada di Semarang. Teater Tikar berdiri sejak tanggal 15 september 2012. Selain di sekitar Semarang. Teater Tikar juga sering mengadakan pertunjukjan di luar Semarang seperti di Surakata, Tegal, dan Purwokerto. Biasanya Teater Tikar mengadakan pertunjukan di beberapa universitas, kemarin pada tanggal 8 oktober 2015, Universitas PGRI Semarang atau biasa dikenal dengan UPGRIS, menjadi salah satu universitas yang kedatangan Teater Tikar.
 Dalam pertunjukan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut Teater Tikar mengangkat naskah yang berjudul ”mengancam kenangan” sesuai dengan judulnya yaitu mengancam, suasana panggung teater juga buat dengan sangat mencekam, serba hitam,  dan ada beberapa plastik yang menjulang tinggi yang di ibaratkan sebagai pigura-pigura, di bagian paling belakang juga terdapat benang- benang panjang yang diatur sedemikian rupa supaya menunjukkan kesan”mengancam”. Diantara dua pigura itu juga terdapat patung yang digantung, ibarat bayangan seorang wanita.


Pertunjukan dimulai dengan seorang Nyonya yang sedang melakukan rutinitasinya setiap pagi tiba, yaitu nyapu debu dan kerikil-kerikil kecil yang ada di ubin teras rumah nya. Ada juga debu yang menempel di pigura pigura yang penasaran dengan rutinitas yang di lakukan oleh Nyonya, seperti tidak ada lelah dan bosan dengan rutinitas yang di lakukan oleh Nyonya seperti tidak ada lelah dan bosan dengan rutinitas yang selalu di lakukannya itu. Ternyata Nyonya melakukan rutinitas itu  bukan tanpa alasan, Nyonya menyapu ubin teras rumahnya dan membayangkan serta mengenang, kala itu ada sepasang jejak kaki kecil dan kaki besar yang selalu menyertainya ada di ubin itu . Ternyata jejak kaki itu adalah milik Nyonya dan anak laki- lakinya yang kini telah pergi bersama kekasih pilihan hatinya. Nyonya juga mengusap debu yang ada di pigura dan sesekali meneteskan air mata karena rindu akan kehadiran sosok dalam pigura tersebut yang kini tengah pergi entah kemana bersama dengan sayap emasnya, itulah alasan Nyonya setiap pagi menjalani rutinitas yang membuat debu debu penasan, yaitu hanya untuk mengenang orang-orang yang pernah ada dalam hidup Nyonya yang tengah pergi meninggalkan nyonya bersama dengan perempuan pilihan mereka.
Di sisi lain anak laki-laki yang bersama dengan kekasih pilihanya sedang bercakap- cakap. Anak laki laki itu menceritakan apa yang sedang ia rasakan bahwa ia merasa rindu dengan cerita-cerita dari kekasihnya yang dulu selalu mereka lakukan. Tetapi kekasihnya menolak untuk menceritakannya lagi dan malah menyuruh anak laki-laki itu agar membiarkan rindu itu menggunung dan akhirnya meneteskan hujan keresahan. Anak laki-laki itu selalu mendatangi kekasihnya dan tidak pernah melewatkannya, barang satu detik pun.


 Di hari yang lain, anak laki-laki mencari kekasih nya karena mereka biasanya berdua selalu di tempat itu untuk bercerita. Tetapi lain dengan hari itu, sang kekasih tidak ada untuk bercerita, yang ada di sana hanyalah bayangan hitam dari wanita itu dan aroma tubuh yang belum hilang. Anak laki-laki itu terus mencari kekasih nya, tetapi tidak ada satu orang pun yang berada di tempat itu. Setelah mereka bertemu, si anak laki-laki pun kembali bercerita apa yang ia rasakan kepada sang kekasih, tetapi sang kekasih malah menyuruh anak laki-laki itu menenggelamkan cerita-ceritanya ke dalam bak mandi dan jangan lupa untuk selalu mengganti airnya jika sudah berjam-jam berada disana, agar cerita mereka turut terbuang. Setelah perjuangan melawan kerinduan kepada sang kekasih, ternyata balasan dari sang kekasih sangat kejam. Sang kekasih malah menyuruh si anak laki-laki untuk melupakan semua kenangan mereka berdua dan menyingkirkan semua bayangan dan juga ancaman.
Sedalam apapun kita menyembunyikan dan serapat apapun kita menutup kenangan, dia akan sealu hadir kapan dan dimanapun kita berada. Itulah kenangan yang selalu mengancam. Dan kini Nyonya juga sedang merasa semakin terancam oleh kenangan, pada pagi hari, di malam hari, kenangan selalu menghamipi Nyonya kapan dan dimana pun Nyonya berada. Padahal Nyonya tidak pernah saling memberi ancaman kepada kenangan. Disuatu ketika, saat kepala sang anak berada diatas pangkuan nya dan meminta untuk diceritakan kisah-kisah ayah nya dari mulut Nyonya, tetapi Nyonya menolak nya karena tidak ada suatu ketika dari cerita itu bermula, maka tidak ada juga cerita selanjutnya. Kemudian sang anak pun meminta diceritakan tentang dongeng-dongeng yang lain, tetapi Nyonya selalu menolak untuk bercerita.
Setiap saat dinding selalu berbicara kepada Nyonya dengan bahasa-bahasa yang tidak Nyonya pahami perihal kenangan yang sulit hilang dan Nyonya selalu merasa diancam olehnya. Coretan-coretan di dinding itu juga berbicara perihal cerita-cerita yang datang dari masa lalu. Dan kenangan itu datang menemui, seperti mengutuk masa lalu, membayangi masa depan, bahkan mengutuk seluruh hidup Nyonya.
Di pagi itu, Nyonya enggan menyapu teras rumahnya, kerikil-kerikil itu dibiarkan nya mengotori dan minggir sendiri. Dengan amarah yang sudah tidak tertahan, Nyonya menyingkirkan tiga pigura yang berjajar di ruang tamunya. Nyonya tidak ingin meletakkan lagi jemarinya di atas sana. Semua debu-debu beterbangan menyingkir di pagi. Di pagi itu, Nyonya berharap kenangan itu akan turut ikut masuk ke laci bersama pigura-pigura yang disimpan nya rapi. Nyonya teringat lagi tentang sebuah pagi dimana kepala itu tenggelam di dadanya, tangis yang meledak di dadanya, kemudian derap langkah itu semakin mendekat dan terdengar membahayakan, seperti seribu serdadu yang datang tiba-tiba di pagi buta.
Ketika harapan sudah tidak ada,sudah pupus sepenuhnya maka yang hanya bisa dipilih adalah kenangan. Anak laki-laki pun merasa sangat kehilangan kekasihnya, kekasih yang dulu dipilihnya dengan meminta izin Nyonya dan kepergian anak laki-laki masih belum bisa Nyonya terima.
Nyonya kemudian membuka laci dimana pigura ditat rapi. Dimana harapan bahwa setelah pigura itu dipindah letakkan, maka kenangan akan turut ikut pergi. Namun, yang ada justru Nyonya lebih sering membuka laci dimana pigura-pigura itu tergeletak. Debu-debu yang semula menempel dipigura berterbangan, terlihat jelas ketika terbias lampu kamar yang putih terang dinding-dinding yang penuh dengan coretan juga Nyonya jadikan sebagai tempat pelampiasan sebagai tempat membuang kenangan bergumam-gumam tentang bak mandi yang isinya Nyonya biarkan meluber begitu saja. Nyonya mendengar bisikan-bisikan dari pendar lampu kamarnya.Tidak menyadari bahwa kakinya sudah setengah tenggelam terkena air yang tiada henti mengalir dari dalam bak mandi itu.
Nyonya terus mengusap piguranya dan tidak lekas menutup laci itu. Dalam hatinya merasa tidak mampu, bahkan kenangan itu rasanya semakin menguat semenjak ia berusaha menjauhkan nya. Sejak ia menurunkan pigura-pigura itu dari tempatnya, kenangan itu justru semakin lekat pada bayangan nya. Di ruang tamunya terasa kosong, pigura itu sudah tidak ada disana, namun di matanya seperti masih saja menempel benda itu ditempatnya. Ternyata kenangan jauh lebih mengerikan dari yang ia duga.

Anak laki-laki yang ditunggu-tunggu Nyonya itu masih belum menyadari bahwa Nyonya menunggunya, menanti kehadiran jejaknya diteras rumah. Anak laki-laki yang menggores kenangan untuk Nyonya itu justru hanya menyadari bahwa wanita lain telah membuatkan nya sebuah kenangan, menciptakan sebuah pohon hijau rindang untuknya, dimana ia ada dibawahnya dan menanti satu-persatu dedaunan gugur. Susah payah ia mengeruk tanah sedalam-dalamnya dan mengubur wanita itu hidup-hidup, seolah wanita itu adalah bangkai tikus yang membusuk. Ia mengeruk tanah dengan seluruh tenaga hingga jemarinya menghitam. Pohon yang mengering di atas kepalanya sudah semakin mengering, tidak tersisa daun satupun. Anak laki-laki yang ditunggu-tunggu Nyonya itu masih belum menyadari juga perihal Nyonya yang menghabiskan sisa masa hidup dengan mengusap pigura berisi gambar wajahnya yang tersenyum bahagia.Ia hanya tau bahwa hatinya patah,semakin patah ketika mengenang wanita yang aromanya tubuhnya tertinggal didalam bak mandinya.Hingga yang ia lakukan adalah tenggelam dalam kenangan yang ia anggap akan menghabisi seluruh sisa masa hidupnya.Mengeruk dalam-dalam tanah yang ada dibawah pohon itu untuk mengubur sedalam mungkin kenangan nya dan,masih belum menyadari juga bahwa walau tubuh wanita itu terbukur sedalam mungkin,tetpi kenangan tidak akan pernah ikut terkubur disana.
Mereka beduamungkin sama seperti pagi dan malam yang bersekutu untuk menghadirkan kenangan. Lewat indra, visualisasi, suara dan sentuhan,bersama rasa yang bahagia,marah,dan sedih.Sempurna kenangan itu datang.Kenangan itu datang dengan undangan yang tidak disengaja,dan setelah itu,tidak mau pergi.Sepanjang masa hidup,maka kenangan itu akan semakin menjadi,semakin menumpuk dan tidak akan ada habisnya.Tetapi,sayang nya selalu ada ruang untuk kenangan itu semakin tumbuh besar.Dan,sayang nya tidak pernah ada yang mampu menemukan bagaimana cara kenangan itu dimusnahkan.
Dipagi ketika pagi mengantarkan jejak itu diteras rumahnya,Nyonya tidak bisa memilih akan menangis sedih/bahagia.Sedih karena kenangan nya seketika menepi.Bahagia karena kenangan nya berada di depan mata.Anak laki-laki yang Nyonya ceritakan pada dinding-dinding dan debu yang berpendar dilampu kamar nya menjejakkan kaki di teras rumah sang anak kemudian meminta Nyonya untuk menceritakan sebab Ayah dan sayap emasnya pergi.Namun Nyonya hanya diam saja satu-satunya yang mengerti hanyalah bekas pigura yang pernah tergantung diruang tamunya dan debu-debu yang masih setia menempel disana.Dan satu-satunya tangan yang bisa menghentikan laju air adalah miliknya.Bak mandi itu sudah penuh hinggar airnya meluber keseluruh ruangan,sama sepeti kenangan yang memenuhi seluruh ruang hidup mereka. Sama seperti kenangan yang menyimpan rapat-rapat rahasia setiap insan.Dan,karena ialah penjaga rahasia paling sempurna,setiap insan akan merasa diancam oleh masa lalunya,masa yang sedang dilaluinya dan masa depan yang menantinya.Sama seperti kenangan yang sangat bungkam pada setiap apa yang dilalui,setiap insan akan merasa diancam oleh apa yang ia lalui sendiri tanpa orang lain dan,cara terbaik menyikapi ancaman pada kenangan adalah dengan menerima,menyaksikan dan berlapang dad a bahwa kenangan itu akan ada ditempat nya pada seluruh sisa hidupmu.
Itu tadi adalah beberapa ulasan tekait Teater Tikar yang pada saat itu di pentaskan di Universitas PGRI Semarang tepatnya di  Gedung Pusat Lantai 7. Dari ulasan di atas dapat di simpulkan bahwa seorang wanita yang di tinggal oleh suaminya pergi bersama “sayap emas nya” , kemudian ditinggalkan oleh anak nya juga pergi bersama dengan wanita pilihan hatinya, tetapi sang anak di sia-siakan oleh kekasihnya itu..
            Pesan yang dapat di ambil dari ulasan Teater Tikar itu adalah hal yang bisa membuat gagal adalah masih berpikir tentang masa lalu yang belum tentu baik, maka dari itu kita harus bisa memposisikan kenangan seobjektif mungkin supaya tidak menghambat masa depan kita.. jadi mari kita ancam kenangan masalalu itu, dan cara terbaik menghadapi kenangan yang mengancam adalah dengan membiarkannya datang pergi sesukanya, karena kenangan tidak akan bisa di hilangkan ibarat air yang ada di bak mandi, walaupun selalu di ganti akan tetap ada, begitu juga dengan kenangan yang selalu ada dan menyertai kita kapan dan di mana pun
Semangat move on kawan...